Ini Dia Perbedaan Listrik Statis dan Dinamis Beserta Contohnya

Listrik menjadi kebutuhan dasar manusia karena memiliki fungsi penting dalam membantu aktivitas sehari-hari. Diantaranya adalah sumber penerangan, mengisi daya alat elektronik, hingga memasak.

Tahukah Anda? listrik dibagi menjadi dua yaitu listrik statis dan listrik dinamis. Pengetahuan tentang listrik ini perlu Anda pahami agar Anda mudah membedakan cara kerja dan fungsinya. Berikut adalah ulasan selengkapnya mengenai perbedaan listrik statis dan dinamis beserta contohnya.

  1. Listrik Statis

Pengertian dari listrik statis adalah muatan listrik yang tidak bergerak atau statis, dikarenakan perpindahan arusnya terbatas. Muatan zat tersebut dibentuk dari kumpulan atom-atom. Energi listrik yang dihasilkan terjadi akibat pergesekan dua buah benda yang muatannya berbeda. Terdiri dari muatan positif yang disebut proton atau muatan negatif yang disebut elektron.

Listrik statis tidak bisa dialirkan melalui suatu rangkaian listrik. Fenomena alam yang merupakan contoh listrik statis adalah petir. Pergerakan awan secara terus menerus akhirnya menyebabkan gesekan antara dua lempengan yang memiliki perbedaan nilai potensial.

Contoh lainnya yaitu saat Anda menggosokkan tangan dengan balon. Gesekan tangan ke balon menyebabkan kedua material tersebut bermuatan listrik. Selain itu, kegiatan menggosokkan penggaris plastik dengan kain wool, kaca dengan sutra, penggaris dan rambut, juga termasuk contoh listrik statis.

  1. Listrik DinamisĀ 

Kebalikan dari listrik statis, listrik dinamis adalah muatan listrik yang dapat bergerak atau dapat disimpulkan mengalir dalam sebuah rangkaian listrik. Perbedaan lainnya, listrik dinamis terjadi satu arah dan arusnya bolak-balik. Parameter listrik dinamis mudah diukur dengan alat ukur yang baku. Tidak seperti listrik statis yang sulit diukur baik itu dari segi hambatan, tegangan, dan daya listrik.

Contohnya meliputi :

– Lampu senter yang menyala

– Mainan yang menggunakan baterai

– Alat elektronik yang membutuhkan daya listrikSetelah mengetahui kedua jenis listrik, saatnya kalian juga mengetahui beberapa sumber penghasil listrik. Berdasarkan data yang dikutip dari berbagai sumber saat ini ada banyak sekali sumber penghasil listrik. Sebut saja PLTA, PLTU dan masih banyak lainnya.

Sementara itu meski genset membutuhkan bahan bakar untuk menggerakkanya juga tetap bisa dibilang sebagai sumber listrik. Setidaknya sampai saat ini ada beberapa jenis genset yang bisa anda temukan dipasaran yakni genset diesel, bensin dan gas.

Namun, yang perlu anda waspadai jangan mudah tergiur penawaran genset murah tapi tak dilengkapi dengan garansi purna jual kecuali anda membeli dari distributor resmi

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *